Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
15.12 | Posted in , ,


Editted By : Vloods Corp
��
14.07 | Posted in ,
30 Orang Pengusaha Online Sukses dalam umur dibawah 30 Tahun
Top Young Entrepreneurs Under 30 th, seperti dikutip dari situs Incomediary.com :

1. Mark Zuckerberg (25 tahun)
Website: http://www.facebook.com


Mark Zuckerberg, Billioner termuda di dunia dan pemilik situs social networking terbesar di dunia… Facebook. Facebook sekarang menjelma menjadi situs nomor dua yang paling sering dikunjungi didunia setelah Google.

2. Matt Mullenweg (25 tahun)
Website: http://wordpress.com


Mattew Mullenweg penemu software Blog Engine WordPress. Tanpa Matt, mungkinanda tidak bisa melihat Blog ini sekarang, karena toh situs ini memakai WordPress buatan Matt.

3. Matt Mickiewicz (25 tahun)
Website: http://www.sitepoint.com, http://www.99designs.com, dan http://www.flippa.com


Mickiewicz adalah inspirasi bagi webmaster diseluruh dunia. Website dia sitepoint.com telah membantu webmaster untuk belajar tentang web, cara menjual, membeli buku ataupun belajar coding dan membuat background twitter.

4. Ryan Allis (25 tahun)
Website: http://www.icontact.com


Ryan baru berumur 25 tahun untuk menjalanakn situs iContact.com dan servis email marketing yang memperoleh $25,000,000 tahun ini. Dengan pelanggan lebih dari 55,000 yang membayar iuran bulanan, Ryan telah membangun program membership yang sekarang telah memberikannya hasil yang luar biasa.



5.6.7 # Elliott Breece, Joshua Boltuch, & Elias Roman (25 tahun)

Website: http://amiestreet.com


AmieStreet adalah situs musik, dimana komunitas yang menentukan harga musik. Setiap lagu di situs start dengan harga rendah, dan terkadang gratis. Kemudian harga akan naik menjadi 98 sen tergantung bagaimana orang membelinya.



8# Blake Ross (24 tahun)
Website: http://www.mozilla.com


Blake adalah developer Software asal America, dan terkenal karena project Mozilla Firefox. Ketika Firefox dirilis tahun 2004, Ross baru berusia 19 tahun, dan sekarang Firefox telah didownload oleh 100 juta orang.



9. 10# Eric & Susan Gregg Koger (24 & 25 tahun)

Website: http://www.modcloth.com


Eric dan Susan baru lulus sekolah ketika mereka memulai Modcloth, bisnis baju skala kecil. Sewaktu masuk universitas, pengguna asrama telah membeli baju dari situs mereka. Ketika lulus tahun 2006, bisnis mereka berkembang menjadi sangat pesat.



11# Pete Cashmore (24 tahun)

Website: http://mashable.com


Pete Cashmore menjalankan situs Mashable, yang menampilkan situs-situs baru apa saja yang muncul di dunia maya. Dengan 1,600,000 Twitter Followers dan 300,000,000 Rss Readers, kita sudah bisa menebak seberapa besar bisnis dia.



12# Neil Patel (24 tahun)

Website: http://www.quicksprout.com & http://www.crazyegg.com


Neil adalah pemilik CrazyEgg dan KISSmetrics yang telah membantu perusahaan seperti AOL, General Motors, Hewlett-Packard, dan Viacom menghasilkan uang dari internet. Diusianya yang baru 21, Neil sudah termasuk top 100 blogger oleh Technorati, dan merupakan tokoh berpengaruh untuk perkembangan web menurut Wall Street Journal. Yang membuat Neil berhasil adalah bagaimana beliau membuat situs top dunia mau menglink ke situs dia.



13#  Noah Everett (24 tahun)

Website: http://twitpic.com


Noah penemu TwitPic tumbuh seiring pertumbuhan situs Twiiter dan sekarang menjadi situs 200 teratas menurut Alexa. Hebatnya Noah cuma bekerja dirumah, dimana disanalah dia menempatkan servernya untuk melayani jutaan pages views disitusnya perhari.


14# Shama Kabani (24 tahun)

Website: http://clicktoclient.com


Shama adalah master online marketing. Dia adalah president Click To Client, perusahaan service web marketing, dan telah berkeliling dunia untuk bicara tentang internet marketing.



15# Sean Belnick (23 tahun)

Website: http://www.bizchair.com


Sean adalah pengusaha sejati. Di usia 14 tahun, beliau mengunci diri sendiri dikamar dan 3 hari kemudian bisnis Sean dimulai. Sekarang dia telah memiliki penghasilan diatas $50.000.000 dari hasil penjualan kursi secara online.


16# Anthony Volodkin (23 tahun)

Website: http://hypem.com


Hype Machine adalah tentang diskusi musik di blog di seluruh dunia. Pengguna dapat menjelajah, dan membeli musik yang ditulis oleh blogger.



17. 18 # Sam Tarantino & Josh Greenberg (23 tahun)

Website: http://listen.grooveshark.com


GrooveShark diluncurkan tahun 2007, dan menjelma menjadi search engine musik online dan streaming service. GrooveShark memperkerjakan 49 orang dan bagian dari Escape Media Group yang dibentuk Maret 2006.


19#  Edmund Loh (23 Ytahun)

Website: http://edmundloh.com


Edmund memulai bisnis internetnya di Maret 2005, dan sukses menjual ebook orang lain secara online. Kemudian dia menulis ebooknya sendirinya berjudul Edmund Loh’s Guide To Private Resale Rights. Sejak itu, Edmund telah menulis lebih dari 212 judul PLR.


20. 21# Aaron Levie & Dylan Smith (23 & 22 tahun)

Website: http://box.net


Situs Box.net dibuat tahun 2005 sebenarnya merupakan proyek kampus untuk mendistribusikan dan menyimpan file yang bisa diakses dimana saja didunia yang terhubung dengan internet. Perusahaan ini sekarang memiliki 2 juta pengguna dengan laba bersih $6 Juta.



22# David Karp (22 tahun)

Website: http://www.tumblr.com


Tumblr adalah platform untuk blog yang mudah digunakan. Tumblr telah menghasilkan $5.25 juta dari berbagai investor termasuk perusahaan raksasa Twitter.


23# Jon Wheatley (22 tahun)

Website: http://www.dailybooth.com


Tumblr adalah platform untuk blog yang mudah digunakan. Tumblr telah menghasilkan $5.25 juta dari berbagai investor termasuk perusahaan raksasa Twitter.



24# Kieran O’Neill (22 tahun)

Website: http://www.psu.com and http://www.playfire.com


Kieran baru berusia 22 tahun dan memiliki 3 bisnis online raksasa sejauh ini. Kieran menjual website pertama seharga $1,25 juta dan juga menjalankan situs Fan Playstation terbesar di dunia.



25# Richard Ludlow (22 tahun)

Website: http://academicearth.org


Richard adalah CEO dari Academic Earth, situs yang menyediakan kursus video dari universitas terkemuka. Academic Earth termasuk 50 situs top versi Time Magazines, bersamaan dengan Google, Amazon, dan Facebook.



26# Kristopher Tate (21 tahun)

Website: http://www.zooomr.com


Kristopher adalah co-founder situs sharing foto Zooomr yang dibuat tahun 2005, dan sekarang telah banyak fitur yang tersedia di situs tersebut. Cobalah berkujung ke situsnya.



27# Ashley Qualls (20 tahun)

Website: http://www.whateverlife.com


Ashley Qualls adalah multi jutawan. Di usia 14 tahun, Ashley mendirikan WhatEverLife.com, situs untuk layout Myspace yang berlatar cewek, dan telah mencapai 250,000 pengunjung per hari. Ashley tidak mengenakan biaya untuk pengguna, dan 60% penghasilan mereka datang dari Google Adsense.


28# Juliette Brindak (20 tahun)

Website: http://www.missoandfriends.com


Juliette adalah penemu ide Miss O and friends ketika dia baru berusia 10 tahun. Bisnis dia sekarang bernilai $19 Juta, dan dikunjungi oleh jutaan wanita setiap bulan. Juliette juga telah menjual 120,000 kopi buku.



29. 30# Catherine & David Cook (19 & 21 tahun)

Website: http://myyearbook.com


Catherine dan saudaranya David mulai menjalankan MyYearBook di tahun 2005 dan telah menjadi situs social networking nomor 3 di Amerika dengan pendapatan $17.1 Juta.


Sumber :

1. http://maghfuramin.com/30-orang-pengusaha-online-yang-sukses-dalam-umur-30-tahun-kebawah-part-1

2. http://maghfuramin.com/inilah-30-orang-pengusaha-online-yang-sukses-dalam-umur-30-tahun-kebawah-part-2
��
11.54 | Posted in ,
Inilah Tempat Dimana 14 Situs Terkenal Dunia Pertama Kali di buat
1. Website: Google
Pendiri : Larry Page & Sergey Brin
Tempat memulai : Dalam sebuah Garasi dirumah


Larry dan Sergey mulai membangun situs bisnisnya (search engine) tersebut dengan nama BackRub. Bermodalkan sebuah komputer butut (untuk ukuran saat ini), dan memanfaatkan Garasi rumah mereka sebagai tempat kerja.
Setelah beberapa lama kemudian Larry dan Sergey memutuskan bahwa situs mesin pencari BackRub membutuhkan nama baru. Setelah beberapa brainstorming, mereka memutuskan untuk mengganti nama BackRub dengan Google. Terinspirasi oleh sebuah permainan kata “googol,” sebuah istilah matematika untuk angka yang diwakili oleh angka 1 yang diikuti oleh 100 nol.
Penggunaan istilah ini mencerminkan misi mereka untuk mengatur jumlah tak terbatas yang tentang informasi yang tersdia di web mereka tersebut. Dan seperti anda tahu sekarang, bahwa Google memang “memiliki” dan mampu memberikan jumlah informasi tak terbatas pada pengguna internet seluruh dunia yang sedang mencari informasi di internet.

2. Website: Facebook
Pendiri : Mark Zuckerberg
Tempat memulai: Di kamar asramanya di Harvard University

Kelahiran Facebook sebenarnya juga berhubungan dengan selera hacking Zuckerberg. Awalnya dia membuat situs tersebut dikamarnya sebagai sebuah tugas kuliah. Karyanya dibangun dari sebuah kamar yang berantakan (ala anak lelaki). Dia menjadi pusat perhatian ketika dia menolak tawaran $ 1 miliar dari Yahoo. Kemudian ia lebih memilih kontrak senilai $ 240 juta dolar dari Microsoft, Microsoft memberikan 1,6% saham di Facebook yang akhirnya meningkatkan penilaian menjadi $ 15 milyar. Sebuah keputusan yang cerdik dari Mark

3. Website: PopCap Games
Pendiri : John Vechey, bersama dengan Brien Fiete dan Jason Kapalka
Tempat memulai : Di kantornya

John Vechey, bersama dengan Brien Fiete dan Jason PopCap Games Kapalka mendirikan game PopCap pada tahun 2000. Mereka sebelumnya bekerja dengan situs permainan di internet seperti Flipside dan Pogo. Game pertama mereka menjadi produk “Bejeweled”, yang menjadi hit besar, dan menerima sejumlah penghargaan.

 4. Website: Digg
Pendiri : Kevin Rose
Tempat memulai :  Dalam kamar apartemennya.

Kevin memilih nama “Digg”, karena pengguna dapat “menggali” cerita, dari yang diajukan, sampai ke halaman depan situs asli. Situs itu disebut “Digg” bukannya “Dig” karena nama domain “dig.com” sebelumnya telah didaftarkan oleh Walt Disney Internet Group. Nama Digg untuk situsnya tersebut dianggap begitu simple dan mudah diingat. Apakah se-simpel kondisi kamarnya..??

5. Website: Runescape
Pendiri : Andrew Gower
Tempat memulai : sebuah kamar tidur di rumah orangtuanya di Nottingham.

Andrew memang telah mengenal bahasa pemrograman sejak masa kecilnya. Dia memiliki kegemaran main game penjara bawah tanah. Dia awalnya mulai Runescape sebagai hobi, dan kemudian menghasilkan uang dari situsnya tersebut dan ternyata kini kegemaran tersebut telah menjelma menjadi sebuah usaha bisnis yang sukses spektakuler.

6. Website: Threadless
Pendiri : Jack Nickell dan Yakub DeHart
Tempat memulai bisnis : Dari sebuah apartemen

Jack Nickell bersama-sama dengan Yakub DeHart adalah orang yang putus kuliah. Mereka mulai Threadless ketika mereka masih bekerja pada pekerjaan tetap mereka sebelumnya. Mereka memiliki beberapa sponsor yang mau menginvestasikan $ 500 sebagai investasi awal pada mereka. Sekarang usaha mereka telah memiliki pendapatan tahunan sampai sebesar $ 50 juta.

7.  Website: Biz Chair
Pendiri : Sean Belnick
Tempat memulai : Dari kamar tidur pribadi
Dia mulai bisnis jual beli produk furniture dengan modal $ 500, dengan persediaan awal 50 produk. Dia menjual perabot kantor, perabot rumah, perabot sekolah dan peralatan medis di toko online. Sekarang usaha tersebut telah memiliki 75 karyawan dan menjual lebih dari 25.000 produk mereka secara online.  Microsoft, Google dan American Idol adalah satu di antara beberapa dari klien terkenal mereka.

8. Website: Plenty Of Fish
Pendiri : Markus Frind
Tempat memulai : Di kantornya

Kembali pada tahun 2001 setelah ulang tahun seseorang di kantor memperkenalkannya kepada situs kencan online. Dia kembali ke mejanya dan mengecek Udate.com, Kiss.com, dan Lavalife.com (web personals). Dia bosan dan ingin chatting dengan orang-orang disana. Dia benar-benar kesal ketika dia tahu bahwa dia harus membayar untuk segala sesuatu, ia akhirnya memberitahu para gadis di internet dan memperkenalkan kepada mereka situs yang ia buat dan bisa berbuat lebih baik serta bisa mereka ikuti secara gratis, dari sinilah ia kemudian membuat Plentyoffish.com

9. Website: YouTube
Pendiri : Chad Hurley
Tempat memulai : Di kantornya

Setelah menjalani sebuah pesta makan malam, di mana Hurley dan Chen ingin menciptakan cara yang lebih mudah untuk berbagi video acara mereka, mereka segera pergi untuk bekerja di kantor menciptakan jawabannya. ”Pada bulan Februari, kami mulai mengembangkan produk,” kata Hurley. “Pada bulan Mei, kami telah preview publik pertama kami. Dan pada bulan Desember, kami resmi meluncurkan YouTube. Pada waktu itu kami melayani lebih dari tiga juta video sehari”. Itu adalah kata-kata Hurley yang menunjukkan bahwa betapa besar minat orang lain terhadap YouTube untuk berbagi video dengan seluruh orang di dunia.

10. Website: FastHost
Pendiri : Andrew Michael
Tempat memulai : Dari kamar tidur

Sebagai seorang remaja Michael menjadi multi-jutawan setelah menjual berbagai proyek bisnis internet yang ia mulai. Dia mulai memperkenalkan Fasthosts sebagai sebuah proyek internetnya yang keenam di usia 17. Dengan hanya melalui penjualan Fasthosts, kekayaan Michael telah meroket sampai £ 47m

11. Website: WhatEverLife
Pendiri : Ashley Qualls
Tempat memulai : Di dapurnya .

Memulai usahanya pada usianya yang baru 14 tahun pada tahun 2004. Dan dengan modal hanya $ 8 untuk membeli sebuah nama domain, dan sebuah komputer tua. Dia tidak tahu bahwa dia sedang memulai bisnis pada saat itu, ia hanya bertujuan untuk menciptakan cara yang mudah untuk berbagi MySpace dengan teman-temannya dengan latar belakang desainnya sendiri. Ia tidak menyangkka bahwa begitu banyak yang berminat untuk berbagi desain latar untuk MySpace di situsnya tersebut.

12. Website: LinkedIn
Pendiri : Reid Hoffman
Tempat memulai : Di ruang tamu
LinkedIn resmi didirikan pada tahun 2003. Situs ini diluncurkan pada 5 Mei (disebut oleh karyawan sebagai “Cinco de LinkedIn”). Pada akhir bulan pertama beroperasi, LinkedIn memiliki total 4.500 anggota dalam jaringan. Kantor “nyata” pertama LinkedIn berada di Shoreline Jln. Mountain View.

13. Website: eBay
Pendiri : Pierre Omidyar
Tempat memulai : Di rumah Pierre Omidyar

Tidak banyak situs di internet yang dapat mengatakan dirinya sukses seperti yang dimiliki oleh eBay. Nama eBay digunakan pertama kali untuk sebutan Echo Bay Technology. Ketika perusahaan mencoba untuk mendaftarkan nama domain echobay.com, mereka menemukan bahwa hal itu sudah digunakan. Kemudian mereka memendekkan namanya menjadi eBay.com dan dari sinilah situs ini dilahirkan.

14. Website: Voltage
Pendiri : Rishi Kacker dan Matt Pauker
Tempat memulai : Dalam sebuah ruang bawah tanah bangunan teknik

Rishi Kacker dan Matt Pauker bekerja pada perusahaan teknologi sebagai proyek riset musim panas. Mereka mengikuti sebuah kompetisi rencana bisnis dan akhirnya mereka memenangkan kontes tersebut. Dengan bantuan beberapa eksekutif berpengalaman, keduanya telah menciptakan keamanan yang mengembangkan bisnis perangkat lunak dengan lebih dari 130 pelanggan bisnis dan 75 karyawan.
Sesimpel itu mereka memulai bisnis dengan memanfaatkan tempat yang ada, garasi, ruang bawah tanah, ruang tamu, rang kantor, Dapur, Kamar tidur, Apartemen, Rumah orang tua bahkan dari asrama/kamar kost. Manfaatkan apa yang ada untuk memulai ide-ide Anda dan mulailah dengan langkah-langkah kecil (Seribu mil harus dimulai dengan 1 meter langkah kecil).

Sumber :
1. http://maghfuramin.com/tempat-dimana-14-situs-web-sukses-terkenal-di-dunia-pertama-kali-dibuat-part-1
2. http://maghfuramin.com/inilah-tempat-dimana-14-situs-web-sukses-terkenal-di-dunia-pertama-kali-dibuat-part-2
��
15.25 | Posted in ,
Musik dari biola yang dimainkan seseorang yang lihai memainkannya akan terdengar merdu damai tentram. Itulah agama, membuat damai dan tentram. Ketika tak tahu bagaimana memainkannya, akan terdengar sangat menyakitkan telinga. Itulah agama jika tidak tahu ilmunya.

“Hari ini kita belajar surat Al Ma'un.”

“Pa, sudah empat kali kita belajar surat ini.”

“Sudahkah kamu mengamalkan ayat-ayat tersebut? Al Quran tidak untuk dihafal, tapi diamalkan.”

QS Al-Ma’un 107] ayat 1 s/d 7 sbb :
1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,
3. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,
5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,
6. orang-orang yang berbuat riya,
7. dan enggan (menolong dengan) barang berguna.
Category: ,
��
20.53 | Posted in ,



“It was almost 7pm in Mexico City, 1968. One hour earlier the winners of the 26 mile Olympic marathon had crossed the finish line. It had been a grueling hot day as the high altitude affected all the athletes.

The sky was beginning to darken and most of the stadium was empty. As the last few spectators were preparing to leave, police sirens and flashing lights caught their attention.

A lone runner, wearing the colours of Tanzania had just emerged through the stadium gate. Limping, with his leg bandaged he found the last of his endurance to step up his pace and finish the race. His name was John Stephen Akhwari.”


Category: ,
��
18.11 | Posted in
Kita sedang menyaksikan bangsa Jepang menghadapi bencana: gempa, tsunami, dan nuklir sekaligus. Lewat televisi, Facebook, dan Twitter, kita tahu seluruh dunia memuji mereka karena terlihat bagaimana Pemerintah Jepang yang terus mengobarkan semangat dengan tenang dan tidak emosional, bekerja tenang dan teratur, meminta warga tetap waspada, mengimbau warga bahu-membahu menghadapi bencana, termasuk menghemat listrik dan makanan, serta meminta maaf karena terpaksa harus melakukan pemadaman listrik bergilir.
Pemerintah juga memberikan tips-tips menghadapi bencana, menyediakan call centre yang bisa dihubungi 24 jam, dan mengirim tim SAR dari setiap prefektur menuju lokasi-lokasi bencana. Warga dan pemerintah bahu-membahu menyelamatkan korban sehingga terasa betul bahwa di Jepang manusia benar-benar sangat berharga. Terlihat pula pemandangan warga yang saling menyemangati.
Kesimpulan seperti ini juga dilaporkan oleh Rouli Esther Pasaribu, mahasiswa Indonesia di Jepang, yang sejak 14 Maret 2011 laporannya beredar di berbagai milis di Indonesia. Ditambah lagi, di televisi tak ada lagu melankolis ala Ebiet G Ade, tak kelihatan posko-posko bencana swasta yang mengumpulkan sumbangan, serta tak ada tayangan korban dengan tangis amat memilukan. Semua tenang, terkendali, dan bekerja dengan teratur.
Kata Rouli, inilah gambaru—secara populer diterjemahkan sebagai berjuang mati-matian sampai titik darah penghabisan, bekerja hingga batas kemampuan terakhir, atau melakukan sesuatu dengan segala daya dan upaya, bahkan yang terpahit sekalipun, untuk mencapai yang terbaik.
Rouli sendiri sempat muak lahir batin dengan gambaru ini karena sejak menjadi mahasiswa dua tahun lalu, dirinya terus dicekoki dengan gambaru oleh para profesornya tanpa belas kasihan. Namun, hatinya luluh kini dan berganti takzim pada gambaru sesudah beberapa hari terakhir menyaksikan bagaimana bangsa Jepang tampil dengan elegan menghadapi peluluhlantakan oleh kuasa alam berskala Richter 9,0 ini.
Kini Rouli takjub pada gambaru. Ia memuji gambaru. Inilah semangat bertahan sampai ke mana pun, berusaha habis-habisan hingga yang terujung. Mau sesusah apa pun persoalan, kita mesti keras dan terus mengencangkan diri sendiri agar bisa menang atas persoalan itu.
Maksudnya, jangan manja, jangan cengeng, tetapi kita harus menganggap semua persoalan sebagai kewajaran hidup. Hidup pada dasarnya memang susah. Jadi, jangan pernah berharap yang gampang atau enak. Persoalan hidup hanya bisa dihadapi dengan gambaru, titik, tegas Rouli dengan gaya seorang motivator.

”Gambaru” dan etos Jepang

Adalah Robert N Bellah, profesor Sosiologi dari Harvard, yang pada 1957 menerbitkan risetnya tentang kebudayaan Jepang menjadi buku berjudul Tokugawa Religion: The Cultural Roots of Modern Japan. Dari buku ini dunia menjadi mafhum bahwa Jepang bukanlah bangsa peniru seperti cukup lama dikira orang, melainkan bangsa yang mempunyai ”roh tersendiri, etos yang khas Nippon” yang terutama disemai oleh Dinasti Tokugawa (1600-1868).
Dalam berbagai literatur populer, etos Jepang ini tampil sebagai gi, bersikap benar dan bertanggung jawab; yu, berani dan kesatria; jin, murah hati dan mencintai; rei, bersikap santun dan hormat; makoto, bersikap tulus dan sungguh-sungguh; melyo, menjaga martabat dan kehormatan; serta chugo, mengabdi dan loyal.
Secara generik dan sublim, semua kebajikan tersebut muncul menjadi gambaru. Di medan perang ia pernah tampil sebagai kamikaze (angin dewa yang berani hingga mati). Di bidang bisnis ia populer sebagai kaizen (semangat kesempurnaan dalam meningkatkan kualitas produk atau pekerjaan).
Kini kita tahu, gambaru adalah mahasiswa yang belajar mati-matian untuk meraih prestasi akademik tertinggi. Gambaru adalah atlet yang berlatih keras untuk memenangi pertandingan. Gambaru adalah wiraniaga yang bekerja keras dan kreatif untuk meningkatkan penjualan. Gambaru adalah hakim yang mati-matian menegakkan keadilan.

Ya, gambaru mempunyai pengertian bekerja keras dengan sabar, bertekun dan berfokus pada sasaran, penuh semangat dan antusiasme. Bahkan, ketika berpisah pun, orang Jepang saling berucap ”gambare” (diartikan sebagai teruslah bekerja keras sampai tujuanmu tercapai).
Setelah gempa bumi Kobe 1995, slogan ”Gambare Kobe” digunakan untuk mendorong rakyat Kobe merekonstruksi kota mereka dan membangun kembali kehidupan mereka.
Masyarakat Jepang juga menggunakan ekspresi ini di antara anggota kelompok untuk mendorong satu sama lain dalam kegiatan yang membutuhkan kerja sama. Sebagai contoh, selama pelajaran olahraga di sekolah, anak-anak akan sering terdengar berteriak ”gambare” atau ”gambatte” untuk mendorong teman-teman mereka dalam pertandingan.

Pada Piala Dunia 1998 yang digelar di Perancis, pendukung tim Jepang bersorak dengan meneriakkan slogan ”Gambare Nippon!” Selama kejuaraan, slogan itu terus digunakan pada acara televisi dan iklan setiap hari. Gambaru adalah sari pati etos Jepang yang membuat mereka berhasil bangkit dari kehancuran sebagai pecundang Perang Dunia II menjadi sejaya mantan musuhnya, bahkan menjadi sahabat mereka. Ratusan tahun gambaru telah menjadi kekuatan bangsa Jepang menghadapi kekuasaan alam, keganasan perang, dan persaingan bisnis global.
Kini kita menyaksikan gambaru Jepang lewat televisi: menghadapi gempa, tsunami, dan bencana nuklir. Seorang teman yang budayawan mengatakan, Jepang itu tangguh, tanggap, berorientasi pada masalah, bertindak terukur, dan bermartabat. Mereka merupakan sebuah kesaksian abad ini di depan mata kita tentang siapakah ”Sang Manusia” itu.

”Gambaru” Indonesia?

Kita pun sebagai bangsa yang bertanah air rentan gempa seperti Jepang mesti terus memperkuat diri kita. Sampai gempa dan tsunami serupa muncul di sini, gambaru Indonesia bolehlah kita pakai untuk mengenyahkan korupsi, membasmi mafia, dan membereskan masalah infrastruktur (biang mega-kemacetan Jakarta) negeri ini.
Buat bangsa Jepang, kami salut kepadamu!

JANSEN SINAMO Direktur Institut Darma Mahardika; Pegiat Etos Kerja Profesional; Guru Etos Indonesia (Dimuat di Kompas, 18-3-2011)


Category:
��